Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pemeliharaan Durian Bibit Sambungan

Bibit durian sambungan diperlihara di bawah sungkup plastik dan naungan 50% hingga 60%. Untuk mempertahankan kelembaban, segera sehabis penyambungan dilakukan. Pembuatan sungkup itu sendiri terdiri dari bahan-bahan sederhana berupa bambu untuk kerangka yang ditancapkan ke dalam tanah. Pasang lembaran plastik dengan ketebalan 0,008 hingga 0,010 mm, yang harus menutupi seluruh rangka, dengan menggabungkan lembaran plastik yang dikuatkan dengan klip. Selanjutnya lembaran plastik yang telah digabungkan tersebut, ditarik untuk menutupi sungkup, dan diakhiri dengan memasukkan ujung plastik tersebut ke dalam tanah.


 diperlihara di bawah sungkup plastik dan naungan  Pemeliharaan Durian Bibit Sambungan
sungkup dari bambu

Tanah ganjal penempatan bibit durian sambungan ditaburi kapur tembok sebagai tindakan menetralisir pH tanah dan pencegahan penyakit cendawan. Beberapa langkah kerja pemeliharaan bibit durian sambungan ialah :
  1. Penyemprotan fungsida pada bibit durian sambungan yang telah memenuhi sungkup, lalu ditutup rapat
  2. Pengamatan pertama terhadap kemungkinan serangan jamur dilakukan pada hari ketiga, dan jikalau ditemukan tanda-tanda serangan, maka ulangi penyemprotan fungisida pada pagi atau sore hari, dikala mana tidak ada perbedaan suhu dan kelembaban didalam dan diluar sungkup
  3. Penyemprotan dilakukan dengan menyingkap sebagai sungkup, masukkan nozel sprayer dan semprot seluruh pembibitan. Ulangi pengamatan (pengamatan kedua), empat hari kemudian. Semprot seluruh persemaian jikalau ditemukan adanya gejala-gejala serangan jamur. Pengamatan tanda-tanda serangan penyakit dan penyemprotan fungisida dilakukan berulang kali dengan interval empat hari, hingga bibit sambungan mencapai umur 14 hari, sebagai batas fase kritis serangan penyakit jamur yang sanggup menyerang bibit durian smbungan tersebut. Namun demikian, sebagai tindakan pengamanan, pengamatan dan penyemprotan fugisida hendaknya dilakukan hingga bibit berumur satu bulan dalam sungkup
  4. Penempatan bibit durian sambungan dalam sungkup berlangsung selama satu bulan, dan pada kesannya sungkup dibuka. Selama bibit durian sambungan dalam sungkup, tidak dilakukan penyiraman alasannya kelembaban cukup tinggi dan penyiraman sanggup memicu serangan penyakit, terutama jamur

Kegiatan Lanjutan

Kegiatan lanjutan dimaksudkan dengan seluruh acara berikutnya sehabis sungkup dibuka hingga bibit durian sambungan ditanam atau disalurkan kepada konsumen. Penyiraman benih (baca bibit) seperlunya saja, dan jikalau dilakukan pada sore hari, maka harus kering sebelum matahari terbenam untuk menghindari serangan penyakit jamur. Kegiatan lanjutan lainnya ialah sebagai berikut :
  1. Seleksi benih dengan memisahkan bibit sambungan jadi dengan sambungan yang gagal atau mati
  2. Penyiangan dengan mencabut gulma yang tumbuh pada kantong plastik
  3. Pemindahan bibit durian sambungan ke kantong plstik yang berukuran lebih besar (misalnya 20x25cm;20x30cm); memakai media tanah campur pupuk sangkar dengan perbandingan 1 :1; dan dicampur pula dengan furadan, kapur pertanian, dan pupuk SP-36 seperlunya
Kegiatan pemeliharaan lanjutan ini biar dijadwalkan dengan cermat, terutama bagi penangkaran benih dalam jumlah banyak. Lebih lanjut, penempatan bibit durian sambungan ditata pada bedengan dengan ukuran 8 tumbuhan dan panjangnya sesuai kebutuhan dan lahan yang tersedia. Pasang ajir bambu setinggi 80 cm sebagai kawasan mengikatkan bibit biar tidak rebah atau melengkung. Pada fase ini juga ikatan sambungan dilepas. Silahkan baca juga :
Pemupukan bibit durian sambungan pada kantong plastik besar (stelah penggantian kantong plastik pada dikala masih dalam sungkup), dilakukan sehabis bibit berumur 2 bulan, memakai pupk ZA yang dilarutkan dalam air (dosis 2 gram/liter air), diselingi dengan pupuk NPK dengan takaran yang sama, diubahsuaikan dengan tingkat kesuburan pertumbuhan bibit. Kegiatan bersiklus lainnya ialah penyiraman tanaman, penyemprotan fungisida, serta penjarangan naungan secara bertahap, hingga kesannya bibit siap ditanam di lapangan atau disarlurkan kepada pengguna lainnya

Kesimpulan

Dari uraian dan pembahasan yang dikemukakan diatas, sanggup disimpulkan bahwa :
  • Perbanyakan bibit durian dengan metode sambung pucuk yang dimodifikasi (dilakukan lebih awal), merupakan cara unggul dalam perbanyakan bibit durian
  • Faktor pendukung keunggulannya ialah alasannya sanggup dilakukan lebih awal, tingkat keberhasilannya tinggi, sederhana dan bersifat massal